DEPOLICNEWS.COM-Makassar. Sebanyak 144 peserta yang terdiri dari tenaga Medis, Tenaga Kerja dan warga Abdul Kadir mengikuti sosialisasi Empat Pilar MPR RI yaitu Pancasila Sebagai Dasar dan Ideologi Negara; UUD Tahun 1945; Sebagai Konstitusi Negara serta Ketetapan MPR; NKRI Sebagai Bentuk Negara; Dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara; di sampaikan secara jelas dalam sosialisasi ini.
H Haruna adalah narasumber tunggal dalam kegiatan tersebut sebagai anggota MPR RI Fraksi FKB daerah pemilihan Sulsel 1 di dampingi oleh Pakar Analis Kesehatan Jurnal Syarif. SKM sebagai moderator yang berlangsung selama kurung waktu tiga Jam..
Dalam kesempatan tersebut H Haruna yang juga sebagai anggota DPR RI KOMISI IX menyampaikan dengan tegas bahwa jiwa kebangsaan yang sebenarnya adalah melibatkan diri juga menjaga amanah profesi serta turut aktif dalam hal kemanusiaan, Namun hal yang menarik ketika sesi tanya jawab berlangsung, salah seorang peserta dari tenaga medis (uchenk) menyinggung soal masing-masing hak dan kewajiban tentang memajukan bangsa antara Negara dan rakyatnya.
Dalam paparannya, “bagaimana mungkin seorang tenaga medis dapat terlibat Full power dalam memajukan bangsa dan negara sedangkan negara hanya mementingkan dirinya sendiri, contoh hal. STR yang memberatkan kami dalam mencari lapangan kerja. Nalarnya dimana selembar Kertas mampu mengalahkan Esensi keahlian seseorang melalui meja Kuliah, praktik dll. Saya rasa ini tidak sesuai justru negara membuat para warga negaranya khususnya tenaga medis kemunduran. Tolong di suarakan Pak. Ucap peserta.
dalam jawaban H Haruna mengatakan masih begitu kesulitan memikirkan nasib bagi para tenaga Medis Indonesia yang lebih penting STR ketimbang Ijazah.. ini akan kami kawal demi bangsa dan negara. (*)








