ARLISAKADEPOLICNEWS.COM-WAJO. Tingginya angka penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Wajo yang sudah memasuki berbagai lapisan usia dan profesi membuat Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Wajo mendorong secepatnya pembentukan BNK di Wajo.
Ketua KNPI Wajo, Herianto Ardi berinisiasi menemui Kepala BNNP Sulawesi Selatan tepatnya Selasa 7 juli 2020 di Kantor BNNP Sulawesi Selatan.
Herianto Ardi selaku Ketua KNPI Wajo menyampaikan kegelisahannya langsung ke Kepala Badan Narkotika Provinsi Sulawesi Selatan bahwa Kabupaten Wajo adalah daerah yang sangat memprihatinkan karena angka penyalahgunaan narkoba semakin hari semakin meningkat serta 70 persen tahanan yang ada di Rutan Sengkang adalah narapidana narkoba.
“Kalau ini dibiarkan, maka masa depan pemuda di Wajo 5 sampai 10 tahun kedepan akan suram” imbuh Herianto Ardi.
Sementara itu Brigjen Pol, Idris Kadir saat ditemui oleh Ketua KNPI Wajo dikantornya mengatakan bahwa kami di BNNP Sulawesi Selatan sangat menyambut baik dan merasakan kegelisahan yang ada ditengah tengah masyarakat kita tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.
“Berbicara narkoba banyak yang khawatir tapi kurang yang peduli dengan kepedulian yang ditujukan KNPI Wajo. Saya pikir ini harus diapresiasi dirinyapun meminta kepada KNPI Wajo dan pemerintah daerah agar segera menyurat untuk pengusulan pembentukan BNK di Kabupaten Wajo” ujar Brigjen Pol Idris Kadir saat ditemui oleh Ketua KNPI Wajo dikantornya. (***)








