Deru Kemenangan di Rakerda Makassar, Amri Arsyid Sebut PKS dalam Sorotan

  • Whatsapp

ARLISAKADEPOLICNEWS.COM-MAKASSAR. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Makassar terus bergerak memperkuat struktur partai sampai di tingkat RT RW se-kota Daeng. Untuk itu DPD PKS Makassar menggelar rapat kerja daerah (Rakerda) pada Minggu, 5 September 2021 di Hotel Pesonna, Jl. Andi Mappanyukki.

Pada pembukaan terbilang meriah karena dihadiri pengurus PKS baik wilayah, daerah, cabang hingga ranting. Partai yang terkenal sebagai partai oposisi ini mengagendakan untuk 3 fokus yaitu penguatan struktur, penambahan anggota (kader) dan penambahan kursi (kadera) mulai tahun ini hingga 2024.

Muat Lebih

banner 728x90

Ketua DPW Sulsel PKS, M. Amri Arsyid mengatakan PKS terus konsisten menjadi pembela, pelindung, pengayom, dan pelayan rakyat sehingga diharapkan semua elemen pengurus se Sulawesi Selatan termasuk Makassar fokus pada kerja-kerja partai dan berfikir bersama.

“PKS sedang dalam sorotan, pertama kita di luar pemerintah dan secara tegas menyatakan oposisi. Karena kita yakin negara demokrasi butuh penyeimbang dalam kekuasaan. Kalau semua partai bergabung ke dalam sisi pemerintahan tanpa ada kritik konstruktif, bayangkan kalau negara ini berjalan sesuai keinginan satu pihak tertentu,” ujarnya pada sambutan di Rakerda.

“Saya menegaskan bahwa oposisi PKS di pemerintahan pusat bukanlah oposisi abal-abal. Kita memilih berada di jalur oposisi karena kita yakin negara demokrasi membutuhkan cek and balance (keseimbangan) dalam kekuasaaan. kita melihat saat ini nyaris tidak ada kesimbangan itu,”terang Amri di hadapan hadirin

Konsolidasi melalui Rakerda tersebut berfokus pada perekrutan anggota baru dan perbaikan struktur pengurus sampai akhir 2021. Lalu, pada 2022 mendatang PKS akan fokus pada persiapan penokohan dengan mengedukasi bakal calon yang diusung baik di legislatif maupun kepala daerah.

“Pemenangan menjadi prioritas sejak DPP PKS menetapkan hal pertama yaitu penambahan jumlah kursi dan anggota. Pemenangan di level kabupaten dan kota ditargetkan minimal 60% pemenangan untuk gubernur dan wakil gubernur,” tambah Amri.

Pemilihan calon anggota legislatif, kata Amri, sampai Oktober 2021, PKS menargetkan seluruh dapil sudah harus terpenuhi. Sehingga di tahun 2022 nanti, pengurus akan fokus persiapan pemenangan dengan mengedukasi anggota.
“2022 akan masuk ke pemenuhan personil charge yakni mendorong anggota menjadi calon kepala daerah maupun di Legislatif,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPD PKS Makassar Anwar Faruq menambahkan pengurus DPD siap gaspoll dan bahu membahu untuk memenuhi arahan tersebut. Karena DPD sudah dibebankan target yaitu menambah anggota baru (kader) dan menambah kursi (kadera)

“Kami akan fokus pemenuhan struktur hingga ranting, lalu KTA-nisasi (penambahan Kartu Tanda Anggota) untuk target pemenuhan penambahan anggota PKS. DPD membuka peluang pendaftaran anggota baik Islam maupun agama lain. DPD juga membuka penjaringan untuk anggota dewan pusat, maupun di provinsi.

PKS Makassar sendiri, memiliki mekanisme bimbingan teknis agar bisa memenuhi target dan program yaitu 3000 anggota terdaftar,” ungkapnya.

Ketua Panitia, Andi Hasri, S.E saat diwawancarai menyampaikan kesempatan ini sebagai rancangan konsolidasi kerja-kerja pengurus pasca pelantikan dari amanah Musda lalu.

Ia menyebutkan ada serangkaian kegiatan meramaikan Rakerda untuk mendorong anggota dan simpatisan PKS bisa berkontribusi positif dalam publikasi semangat Rakerda “ada 4 rangkaian kegiatan hingga puncak Rakerda hari ini yaitu senam PKS, tes kesehatan gratis, penyerahan hadiah lomba semarak rakerda, dan KTA-nisasi.” pungkasnya. (***)

Pos terkait