Anggota DPRD Wajo Herman Arif Minta Pemerintah Kelurahan Bulete Tidak Anti Kritik

  • Whatsapp

ARLISAKADEPOLICNEWS.COM.WAJO. Adanya aspirasi di DPRD Kabupaten Wajo terkait pelayanan Pemerintah Kelurahan Bulete yang tidak prima, pada tanggal 2 juni 2020.

Persoalan tersebut melebar hingga persoalan Bansos yang dibahas di FB yang berujung pada perlakuan yang diduga tidak menyenangkan oleh seseorang perempuan yang merupakan anggota dari Aksi Solidaritas Wajo.

Muat Lebih

banner 728x90

Namun pada akhirnya, hari itu juga persoalan tersebut selesai dengan perdamaian dan pada saat itu juga.

Herman Arif selaku penerima aspirasi bersama Ir. Junaidi Muhammad dan Mursalim menyaksikan perdamaian tersebut.

menyikapi hal tersebut Herman Arif saat dihubungi via Wa, berharap dengan adanya perdamaian ini Pemerintah Kelurahan Bulete mengevaluasi bentuk pelayanan di Kantor Kelurahan.

“Kedepan ketika di kritik tidak lagi anti kritikan” ujar Anggota DPRD Wajo, Herman Arif.

“Kritikan adalah hal yang wajar karena kritikanlah yang membuat kita besar” sambung Herman Arif.

Anggota Komisi II DPRD Kab. Wajo yang mewakili Dapil 4 Pitumpanua, Keera dari Fraksi Gerindra meminta bersama sama dengan masyarakat Kelurahan Bulete meminta maaf karena persoalan ini.

“Baru saya ketahui pas malam dan besoknya sudah diaspirasikan. Ini merupakan pembelajaran yang berarti bagi Pemerintah Desa maupun Kelurahan bahwa pemerintahan hadir ditengah tengah masyarakat adalah untuk melayani masyarakat bukan mempersulit rakyat” tutup Herman Arif. (***)

Pos terkait